PATRIOTPENCERAH, Bekasi — Pimpinan Cabang Muhammadiyah Setu mengajak seluruh warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, untuk melaksanakan Salat Gerhana Bulan Total (Salat Khusuf) secara berjamaah menyusul terjadinya fenomena astronomi gerhana bulan total yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ajakan tersebut didasarkan pada Maklumat Nomor 01/MLM/I.1/E/2026 yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai pelaksanaan Salat Gerhana Bulan sebagai tuntunan ibadah bagi umat Islam ketika terjadi gerhana.
Berdasarkan maklumat tersebut, gerhana bulan total akan terjadi pada Selasa Wage, 14 Ramadan 1447 Hijriah, bertepatan dengan 3 Maret 2026 Masehi. Di wilayah Kecamatan Setu, pelaksanaan Salat Khusuf akan dipusatkan di Masjid Almutaqin Cijengkol dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan fase gerhana yang berlangsung pada malam hari.
Momentum Ibadah di Bulan Suci
Ketua PC Muhammadiyah Setu menyampaikan bahwa gerhana bulan bukan sekadar fenomena alam, tetapi merupakan tanda kebesaran Allah SWT yang dianjurkan untuk disikapi dengan meningkatkan ibadah.
Menurutnya, momentum ini menjadi semakin istimewa karena terjadi di bulan Ramadan, bulan yang dikenal sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak amal saleh, doa, serta muhasabah diri.
“Gerhana bulan mengingatkan manusia akan kekuasaan Allah SWT. Apalagi terjadi di bulan Ramadan, ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan melalui salat, zikir, dan doa bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan Salat Khusuf merupakan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika terjadi gerhana, baik gerhana matahari maupun gerhana bulan.
Terbuka untuk Masyarakat Umum
Kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Muhammadiyah, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat Kecamatan Setu dan sekitarnya. PC Muhammadiyah Setu berharap kehadiran masyarakat dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menghidupkan masjid di bulan Ramadan.
Selain pelaksanaan salat berjamaah, kegiatan akan diisi dengan tausiyah singkat yang membahas hikmah gerhana dalam perspektif Islam, pentingnya kesadaran spiritual, serta ajakan memperbanyak amal ibadah selama Ramadan.
Panitia juga mengimbau jamaah untuk hadir lebih awal agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan tertib dan khusyuk.
Edukasi Keagamaan dan Syiar Islam
PC Muhammadiyah Setu menilai kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar memahami bahwa fenomena alam dalam Islam tidak dikaitkan dengan mitos, melainkan sebagai tanda kekuasaan Allah yang mengajak manusia untuk semakin bertakwa.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah ingin menghadirkan dakwah yang mencerahkan, berbasis ilmu pengetahuan dan tuntunan syariat sebagaimana yang telah digariskan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Harapan untuk Kebersamaan Umat
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Setu berharap pelaksanaan Salat Gerhana Bulan Total ini dapat menjadi momentum kebersamaan umat Islam di Kecamatan Setu dalam menghidupkan syiar Ramadan.
Dengan berkumpulnya masyarakat dalam ibadah bersama, diharapkan tumbuh semangat persaudaraan, kepedulian sosial, serta kesadaran untuk terus memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan momentum langka ini sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, terlebih di bulan Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan,” pungkasnya.***


