BeritaOpini

Kwik Kian Gie: Sang Nasionalis Tulen, Patriot Ekonomi Kerakyatan

1 Mins read

PATRIOTPENCERAH.ID- Beberapa waktu lalu, kita kehilangan salah seorang tokoh ekonomi yang berkiblat pada pandangan berdikari. Beliau adalah Kwik Kian Gie, ekonom senior dan mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Indonesia, dikenal sebagai sosok yang gigih memperjuangkan ekonomi kerakyatan dan nasionalisme ekonomi. Baba Gie lahir pada 11 Januari 1935 di Jombang, Jawa Timur, Kwik Kian Gie menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan kemudian melanjutkan studi di Universitas California, Berkeley.

 

Karier Kwik Kian Gie dimulai sebagai akademisi dan peneliti, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik. Ia menjadi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada Kabinet Gotong Royong (2001-2004). Pandangan nasionalisme ekonominya terpusat pada kesetaraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam  beberapa karyanya, Kwik Kian Gie seringkali menekankan pentingnya ekonomi kerakyatan dan penolakan terhadap liberalisme ekonomi yang dianggapnya hanya menguntungkan segelintir orang. Ia menulis, “Ekonomi kerakyatan adalah ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat banyak, bukan hanya segelintir orang kaya.” (Ekonomi Kerakyatan: Alternatif bagi Indonesia). Pandangan ini cukup mengherankan,apabila mengingat dirinya adalah seorang Tionghoa.

 

Kwik Kian Gie juga dikenal karena pandangannya yang kontroversial terkait nasionalisme di negeri ini. Ia seringkali mengkritik kebijakan ekonomi yang dianggapnya tidak pro-rakyat dan mendukung kepentingan asing. Konfrontasinya dengan liberalisme ekonomi membuatnya menjadi sosok yang diperhitungkan dalam diskursus ekonomi Indonesia.

 

Sebagai contoh, dalam salah satu tulisannya, Kwik Kian Gie menyatakan, “Liberalisasi ekonomi hanya akan memperlebar jurang kesenjangan antara si kaya dan si miskin.” Pandangan ini menunjukkan komitmennya terhadap ekonomi kerakyatan dan penolakannya terhadap sistem ekonomi yang dianggap tidak adil.

 

Sikap ini mendapat pujian dari beberapa tokoh besar. Salah satunya adalah Mantan Presiden Indonesia, Megawati Soekarnoputri, pernah mengatakan tentang Kwik Kian Gie, “Beliau adalah ekonom yang memiliki komitmen kuat terhadap nasionalisme ekonomi dan keadilan sosial.”

 

Melalui dedikasi dan komitmennya terhadap pandangan ekonomi kerakyatan, Kwik Kian Gie telah meninggalkan warisan kenangan bagi bangsa Indonesia. Beliau juga membuktikan pada kita sekaligus menghapus stigma, bahwa seorang Tionghoa mustahil menjadi seorang nasionalis tulen.

Zài yī lù shàng Baba Gie, wǒmen huì jì zhù nín de gòng xiàn-  Selamat jalan, Baba Gie, kami akan mengingat segala karyamu.

 

Achmad Puariesthaufani N- Aktivis Nasionalis

241 posts

About author
Redaksi patriotpencerah.id
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Internalisasikan Ekoteologi melalui Edukasi dan Pemanfaatan Sampah di SDI Nurul Yasin

1 Mins read
PATRIOTPENCERAH, KUDUS – Sebanyak 14 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kudus menggelar program edukasi berbasis lingkungan bertajuk Internalisasi Ekoteologi dan…
Berita

KKN 113 UIN Sunan Kudus Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDI Nurul Yasin Desa Mejobo

1 Mins read
PATRIOTPENCERAH – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus Kelompok 113 menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan anti-bullying kepada siswa…
BeritaDaerah

Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Pemkab Bekasi atas Pelaksanaan Beasiswa BANPIN 2026 Cerdaskan Putra Putri Daerah

2 Mins read
PATRIOTPENCERAH, BEKASI — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi atas komitmennya dalam…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *