Bekasi, 14 Maret 2025 – Dalam semangat berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Institut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi sukses menggelar kegiatan Nuansa Ramadhan ber-IMM (NURANI). Acara yang diprakarsai oleh bidang SPM dan bidang Tabligh ini mengusung tema “Mencari Keberkahan Ramadhan bersama IMM, satu langkah untuk kebahagiaan.”
Kegiatan ini diawali dengan Santunan Anak Yatim, di mana IMM IBM Bekasi mengundang 23 anak yatim dan dhuafa dari Yayasan Panti Asuhan Thariiqul Jannah. Acara ini semakin penuh makna dengan hadirnya Ayahanda Epen Supendi, S.IP., M.Si yang menyampaikan ceramah inspiratif tentang keutamaan berbagi di bulan Ramadhan. Selain itu, berbagai games seru turut menghibur anak-anak sebelum mereka menerima santunan, bingkisan, konsumsi, serta paket sembako sebagai bentuk kepedulian IMM terhadap sesama.

Ketua Pelaksana, IMMawati Dinda, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Ramadhan adalah bulan berbagi, dan kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” ujarnya.
Setelah kegiatan santunan, IMM IBM Bekasi bersama Lazismu Pusat melanjutkan dengan program Tebar Takjil, di mana sebanyak 180 paket takjil dibagikan kepada masyarakat sekitar yang di komandokan dari bidang SPM. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa IMM tidak hanya berfokus pada internal organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi, yang dalam sambutannya mengapresiasi IMM IBM Bekasi atas kontribusi positifnya bagi masyarakat. “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun jiwa sosial mahasiswa, semoga ke depan IMM semakin berkembang dan terus menebar manfaat,” tuturnya.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, NURANI IMM IBM Bekasi berhasil menciptakan atmosfer Ramadhan yang penuh keberkahan, meneguhkan semangat kepedulian, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.***


