BeritaNasional

Pemuda Muslimin Tolak Rencana Power Wheeling Jaringan Listrik

1 Mins read

PATRIOTPENCERAH.ID-Isu power wheeling kembali menguat. Hal ini dikarenakan adanya informasi bahwa
masuknya skema
power
wheeling dalam
DIM
RUU
EBET oleh
Menteri
Energi
dan
 Sumber
Daya
Mineral
(ESDM)
Arifin
Tasrif
pada
RDP Komisi
VII
DPR di akhir bulan lalu. Dalam usulannya
pemerintah berencana untuk
 memasukkan
 kembali
 klausul
 kerja
 sama
 jaringan
 atau
 power
wheeling dalam
RUU
Energi
Baru
dan
Terbarukan
(EBT),
setelah
sempat
ditarik
pada
Januari
2023
lalu.
Isu
ini
mendapat beragam reaksi yang pada umumnya menentang rencana tersebut.

Serikat Pekerja Perusahaan Listrik Negara (SP PLN) misalnya sangat menyayangkan
terhadap usulan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat
tersebut
harus
kembali
digulirkan.
Menurut pihaknya skema
power
wheeling mendapat
 evaluasi
 dari
Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan menganggap
skema
bisnis
itu
dapat
merugikan
PT
Perusahaan
Listrik
Negara
(Persero) atau PLN.

“Dan kala itu, Menteri ESDM sempat
 menegaskan
posisi
pemerintah
 yang
tidak
memasukkan
 skema
 power
 wheeling ke
 dalam
 RUU
 EBT,
 dan
 ini
 dikuatkan
 dengan
arahan
 Presiden
 Republik
 Indonesia
 Bapak
 Joko
Widodo
 untuk
mencabut
usulan
tersebut”, ujar press release DPP SP PLN seperti yang dilansir patriotpencerah.id pada (05/12/23).

Selanjutnya SP PLN menolak keras rencana power wheeling pemerintah melalui menteri ESDM tersebut. Menanggapi press release dari SP PLN di media Instagram, akun resmi Pemuda Muslimin DPC Jakarta Selatan memberikan komentar.

“Tolak kebijakan yang menyengsarakan rakyat Indonesia. Jaga BUMN dari tangan Oligarki”, cuit akun @pemudamuslimin.js dalam postingan akun @sppln_id pada (05/12/23).

Mengkonfirmasi hal tersebut, Ketua Pemuda Muslimin DPC Jakarta Selatan Rachmat P.H. Wibowo, ST, MT membenarkan sikap tersebut. Power Wheeling dalam pandangannya, mempunyai kemudharatan lebih banyak dibandingkan kebermanfaatannya.

“Ya (itu) benar sikap kami”, jawabnya

Menurutnya pemuda muslimin akan tegak melawan kebijakan-kebijakan yang membuat rakyat Indonesia sengsara. Termasuk kebijakan rancangan power wheeling yang ada sekarang. Hal ini sebagaimana yang sudah dicontohkan oleh para pendiri pemuda muslimin seperti H.Agus Salim dan Abikusno di masa lampau. Pemuda muslimin juga mendorong pemerintah, agar merenungi kembali pesan konstitusi, sebelum mengambil kebijakan jangka panjang.

“Kami berharap agar rencana (tersebut) dimatangkan oleh seluruh pihak tanpa merugikan rakyat Indonesia”, tutupnya.

 

Related posts
Berita

Konsolidasi Wilayah Lembaga Dakwah Komunitas Muhammadiyah Jawa Barat Zona II Sukses Digelar

1 Mins read
PATRIOTPENCERAH, Bekasi – Dalam upaya mempererat silaturahmi, memperkuat kelembagaan, dan membangun kekuatan dakwah komunitas, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM)…
BeritaDaerah

Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Internalisasikan Ekoteologi melalui Edukasi dan Pemanfaatan Sampah di SDI Nurul Yasin

1 Mins read
PATRIOTPENCERAH, KUDUS – Sebanyak 14 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kudus menggelar program edukasi berbasis lingkungan bertajuk Internalisasi Ekoteologi dan…
Berita

KKN 113 UIN Sunan Kudus Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDI Nurul Yasin Desa Mejobo

1 Mins read
PATRIOTPENCERAH – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus Kelompok 113 menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan anti-bullying kepada siswa…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *