PATRIOTPENCERAH, Bekasi – Kabar menggembirakan datang bagi warga dan kader persyarikatan di kawasan Grand Wisata dan sekitarnya. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grand Wisata Bekasi kini resmi berdiri setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) pembentukan dari pimpinan Muhammadiyah tingkat wilayah.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat secara resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grand Wisata Bekasi dengan nomor 21/KEP/ILO/B/2026. SK tersebut diterbitkan pada 15 Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan 4 Maret 2026.
Terbitnya SK ini menjadi dasar legal dan organisatoris bagi berdirinya PCM Grand Wisata Bekasi sekaligus menandai dimulainya penguatan struktur organisasi Muhammadiyah di kawasan tersebut. Dengan adanya cabang baru ini, diharapkan aktivitas dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial Muhammadiyah dapat berkembang lebih luas dan terorganisir.
Pembentukan PCM Grand Wisata juga menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah untuk merespon perkembangan wilayah Grand Wisata yang terus tumbuh sebagai kawasan pemukiman dan pusat aktivitas masyarakat di Kabupaten Bekasi. Kehadiran organisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan keagamaan, penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan, serta pusat kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menariknya, sebelum resmi menjadi cabang, Muhammadiyah Grand Wisata sebelumnya telah aktif bergerak sebagai Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM). Sejak masih berstatus ranting, berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan telah rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Beberapa kegiatan tersebut antara lain program santunan sosial, khitanan massal, serta program Jumat Berkah yang menyediakan sarapan gratis bagi kaum dhuafa dan fakir miskin. Program-program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan menjadi bagian dari dakwah sosial Muhammadiyah di kawasan Grand Wisata.
Tidak hanya itu, semangat kebersamaan antarormas Islam juga terlihat dari inisiatif pembangunan Gedung Dakwah yang dilakukan secara kolaboratif antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Kolaborasi ini menjadi contoh nyata ukhuwah Islamiyah dalam membangun pusat kegiatan keagamaan yang terbuka bagi masyarakat.
Salah satu pengurus menyampaikan bahwa terbitnya SK ini merupakan amanah besar bagi para kader Muhammadiyah di wilayah Grand Wisata dan sekitarnya untuk terus menghidupkan dakwah Islam yang mencerahkan.
“Dengan terbitnya SK ini, kami berharap PCM Grand Wisata Bekasi dapat menjadi pusat gerakan dakwah yang membawa nilai-nilai Islam berkemajuan, memperkuat ukhuwah, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang religius dan berkemajuan,” ujarnya.
Ke depan, PCM Grand Wisata Bekasi diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan berbagai unsur persyarikatan Muhammadiyah, termasuk organisasi otonom, amal usaha Muhammadiyah, serta tokoh masyarakat setempat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai program dakwah, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang lebih luas.
Dengan terbitnya SK dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, berdirinya PCM Grand Wisata Bekasi diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah di wilayah Bekasi, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan masyarakat.***


